Forum AWAS Gelar Dialog Pengawasan Partisipatif Jelang Pemilu 2024

by -17 views

TAKALAR,KAWALBERITACOM,——– Forum Aliansi Masyarakat Kawal Demokrasi (AWAS) Khusus Pelajar mengajak kerjasama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Takalar untuk menggelar Bazar dan Dialog Kepemiluan di Inimo De Cafe Takalar, Kamis, 27/1/2022.malam

Tema yang diangkat dalam dialog “Peran dan strategi peningkatan kualitas demokrasi dan pengawasan partisipatif pada pemilu 2024.

Nara sumber yang diundang dalam pertemuan dialog tersebut.dari pihak bawaslu Ibrahim Salim,Nellyati,sementara dari pihak KPUD Takalar yakni Alimuddin,dan Ketua I DPRD Takalar H Nurdin dari legislator PPP

Ketua Bawaslu Takalar, Ibrahim Salim dalam sambutan sekaligus membuka acara mengatakan Forum Awas Pelajar merupakan mitra Bawaslu Takalar yang proaktif mengajak pemilih milenium untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Takalar,

“Forum Awas memeiliki kesamaan konsep dengan Bawaslu Takalar untuk mengajak masyarakat mengawasi dan menciptakan demokrasi yang lebih baik.”

Sementara itu salah satu pimpinan Bawaslu Nellyati Bawaslu Takalar
menyatakan perubahan perilaku masyarakat untuk memperingatkan bahayanya politik uang, Hoax dan SARA bukan hal yang mudah.

“Kita memiliki keterbatasan personel Bawaslu Takalar untuk mengawasi pemilu dan pilkada nanti, satu alasan perlunya peningkatan partisipasi masyarakat sebagai mata pengawasan dalam menyukseskan pemilu dan pilkada 2024.”ujarnya.

Intensitas melakukan Sosialisasi dan pertemuan seperti dialog, diskusi dan berbagi merupakan strategi meningkatkan pemahaman demokrasi dan langkah awal terjadinya kecurangan demokrasi.

“Masyarakatpun sebagai mata pengawasan diharapkan berani melaporkan setiap indikasi adanya politik uang, hoax dan isu SARA pada pemilu dan pilkada,” Kata Nelly.

Ketua Komisi I DPRD H Nurdin Takalar mewakili Legislatif kami sangat mengapresiasi Forum AWAS Pelajar dan Bawaslu Takalar yang membuka ruang edukasi demokrasi dengan dialog kepemiluan, legislatif sebagai fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran mendukung kegiatan yang mencerdaskan masyarakat dan mengoptimalkan pendidikan politik dengan memassifkan tolak politik uang, Hoax dan Isu SARA.

Sementara  Pihak KPUD Takalar Alimuddin menegaskan penyelenggara pemilu telah memaksimalkan kerja-kerja setiap proses demokrasi, dengan mengoptimalkan sosialisasi pendidikan politik, pencegahan dan strategi lainnya hingga lebih transparan dan terbuka dalam rekapitulasi perhitungan suara.

“Dialog kepemiluan juga menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, dukungan semua pihak yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas demokrasi yang lebih baik lagi.”tegasnya.

Sementara Ketua Umum Forum Awas Pelajar, Riska Andriani Syam mengatakan dialog kepemiluan dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten diharapkan meningkatkan kesadaran peserta dialog agar berpartisipasi dalam meningkatkan pengawasan tahun 2024 mendatang dengan tujuan mencegah terjadinya politik uang, hoax dan politisasi SARA.

Dialog berlangsung dinamis yang dipandu oleh Sahlan Fahmi yang juga merupakan demisioner dan Penggerak Forum Awas Pelajar.(*)

Penulis Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.