Vaksinasi Takalar terus melejit, Kapolres: Tetap Semangat, Ini Amanah Negara dan Kemanusian

by -13 views

TAKALAR,KAWALBERITA.COM ,——Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, terus melakukan kontrol kewilayah yang dianggap rendah perlindungannya, salah satunya di wilayah kecamatan Mapsu kelurahan Takalar lama.

Saat ditanya wartawan terkait progres vaksinasi di Takalar. Beny murjayanto, banyak ampaikan rasa syukurnya atas kesadaran masyarakat sehingga kondisi vaksinasi di wilayah Takalar yang terus meningkat, bagi semua tak lepas peran serta kerja keras dan kaleborasi pemerintah daerah dan forkopimda. Kamis 16/12/2021

“Alhamdulillah Kondisi vaksinasi di Takalar saat ini terus meningkat, ini semua tak lepas dari kerja keras dan kaleborasi pemerintah daerah dengan forkopimda yang tidak mengenal lelah terus menyasar warga yang belum tervaksin” tulisnya

Beny pun merasa optimis akan mencapai target 70% akhir tahun ini, baginya tidak mencapai target, tidak ada istirahat di tahun baru. Olehnya itu ia berpesan untuk rekan2 polres dan para vaksinator yang lagi berjibaku untuk tetap semangat melaksanakan amanah ini.

“Bagi saya, vaksinasi 70% persen ini adalah kewajiban. Tidak mencapai target, tidak ada istirahat di tahun baru. Saya harap rekan rekan yang bekerja sambil tetap semangat dilapangan, ini adalah amanah negara dan kemanusian.” Tutupnya sambil tersenyum.

Sementara dr Novi selaku kepala Bidang P2 dinas kesehatan Takalar, mengaku jika data vaksinasi harian secara manual tim vaksinasi Takalar telah mencatat 54,9% pertanggal 15 Desember, data manual ini berbeda dengan data kabupaten yang ditampilkan oleh K CPEN yang menempatkan kabupaten Takalar masih di angka 46%.

“Berdasarkan data manual harian dari tim vaksinasi Takalar pertanggal 15 desember 2021, jumlah masyarakat yang telah tervaksin mencapai 54,9% dari 230. 833 sasaran, diperkirakan akan terus meningkat minggu ini.” katanya

Mantan direktur Pajonga daeng Ngalle itu melanjutkan, bahwa data manual yang disampaikan saat ini masih berbeda dengan data kabupaten yang dirilis oleh K CPEN karena masih banyak warga yang belum singkron data kependudukannya.

Otomatis belum terdata, namun kata dia, saat ini bertentangan dengan diknas catatan sipil dan kependudukan untuk membenahi data tersebut.

Penulis Sar

No More Posts Available.

No more pages to load.