Satker Distan Provinsi Sulawesi Selatan Mulai Gerah Setelah Beberapa Kali di Sorot Media

by -29 views

TAKALAR,KAWALBERITA.Com ,—- Setelah media menghimbau Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun di lapangan melihat kegagalan proyek irigasi tetes di desa Bontomanai kecamatan Mangara bombang kabupaten Takalar Sulawesi Selatan yang di meskipun gagal total

Dinas tanaman pangan holtikultura dan perkebunan mulai gelisah jam Proyek ini sudah selesai pada sekitar Bulan September 2020 lalu, bahwa jadwal proyek ini sudah sebelas bulan setelah pelaksanaan yang di tetapkan pada 28 September 2020.

Kontraktor pelaksana PT Daya Sentosa Rekayasa yang beralamat di Gunung Sahari Center A.2 Jakarta seolah lepas tangan dengan gagalnya proyek yang dianggarkan melalui APBD provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp 17.550.079.70 sehingga di duga Dinas pertanian provinsi Sulawesi Selatan ada kongkalikong dengan kontraktor

Salah satu pemilik lahan di dusun Bontomanai bernama daeng leo mengatakan irigasi tetes adalah Proyek Mubazir karena tidak bisa di nikmati oleh petani,

Menurut Dg Leo, pipa rembesan yang dipasang di lahan pertaniannya tidak mengalir atau tidak sesuai dengan harapan.

Karena udara tidak naik dipipa rembesan kepemimpinan bukti inilah kongkrit tidak adanya udara yang bisa dialirkan demikian disampaikan daeng Leo saat dikonfirmasi wartawan Kawalberita.com pada Kamis 8/07/2021

Distan Provinsi Sulawesi Selatan pada minggu pertama Juli 2021 menurunkan dua mobil Traktor kelokasi untuk menggarap lahan warga selain Itu Distan juga mengadakan penanaman jagung dengan dua jenis bibit yang di tempatkan di Kantor desa Bontomanai.

Penulis Tim Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.