Proyek Jalan di Desa Maccini Baji Habiskan Anggaran Rp.1,5 Miliar Warga Pulau Protes,Kualitas Pekerjaan dikerja Asal -Asalan

by -97 views

TAKALAR,KAWALBERITA.Com,—– Proyek pembangunan jalan dan talud di Dusun Dande Dandere, Desa Maccini Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke sudah di nyatakan rampung.

Hanya saja, pengerjaan yang menghabiskan anggaran Rp1,5 miliar diduga asal-asalan.patut di duga pihak kontraktor pelaksana Abai dari ketentuan kwalitas semata mengejar keuntungan

Warga Tanakeke, Zainuddin Nakku.salah satu Aktivis Kritis tentang proyek ini dan berani Angkat bicara Menurutnya, proyek ini tidak sesuai dengam Rancangan Anggaran Biaya (RAB) di mana campuran material tak seimbang.

Belum lagi galiannya tidak rata sehingga diduga pengerjaannya asal-asalan.

Menurut Zainuddin Nakku proyek tersebut tak lama dinikmati masyarakat karena jelas kelihatan campurannya sekedar hanya merekatkan pasangan batu dengan campuran yang tidak sesuai ketentuan.

Pekerjaan ini dinilai tidak berkualitas sehingga berpotensi menimbulkan Kerugian Negara yang tidak sedikit,

“Selain itu asas manfaatnya bagi masyarakat jauh dari harapan karena tidak bisa melewati salurannya dikarenakan tidak sesuai dengan keinginan masyarakat,” tukas Zainuddin, Minggu (11/7).

Zainuddin Nakku dengan nada protes mengungkapkan proyek tersebut menghabiskan anggaran Rp1,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 yang dikelola Satuan Kerja (Satker) Ditjen PKP2Trans Dinas Nakertrans Sulsel.

“Ia berharap, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel melakukan audit terhadap proyek tersebut. Sebab, pelaksanan kegiatan terkesan mengerjakan proyek yang dimenangkan CV. Ameru.

Namun hasil dari hasil pekerjaan diduga asal jadi tanpa memimikirkan kualitas pekerjaan.

“Kami menduga bahwa pihak Kontraktor membangun konspirasi jahat dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang sekaligus menjabat Sebagai Kepala Bidang Transmigrasi Provinsi Sulsel,” tuding Zainuddin Nakku.

Zainuddin Nakku mengatakan kami sebagai warga pulau Tana keke mengapresiasi adanya proyek jalan tetapi kami tidak mau Toleransi dengan penyimpangan yang di duga akan menimbulkan kerugian negara

“Kami juga menantang BPK dan Kajati turun di lapangan melihat pembuktian atau hasil pekerjaan yang dilakukan oleh CV Ameru” Tegasnya.

Penulis Natsir Tarang
Editorial Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.