Suket Garapan Bisa jadi Rujukan Pengantar ke Kursi Pesakitan

by -22 views

TAKALAR.KAWALBERITA.Com , — Sengketa kepemilikan lahan di Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan telah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Takalar setelah diketahui Pj kepala desa Kalekomara, Baharuddin menerbitkan Surat Keterangan (Suket) garapan tanah terhadap salah seorang keluarga diatas yang diduga bukan pemilik sah tanah seluas 7,4 haktare.

Amirruddin daeng Nulung
adalah ahli waris dari Bandera daeng Rate yang mengaku tanah entitas di buatkan surat garapan ke orang lain.

Terbitnay surat garapan tersebut diinsiasi oleh Pejabat kades Kalekomara dengan nama orang lain, “Terpaksa menggugat Pj kepala desa Kalekomara karena menerbitkan Suket garapan tanpa sepengetahuannya kami selaku ahli waris dari Bandera Daeng Rate,” katanya.

Ahli waris  Bendera Dg Rate, Amirruddin Daeng Nulung lahan tersebut punya kami yang sah berdasarkan rinci

“Apa yang dilakukan oknum pejabat kades tersebut kesalahan besar, membuat surat garapan ke orang lain kasus ini kami bawa ke ranah hukum” kata ahli waris Bendera Daeng Rate, Amiruddin Daeng Nulung di kantor PN Takalar, Kamis (27/5/2021).

Sementara, Pj kepala desa Kalekomara, Baharuddin saat dimintai konfirmasi telah membuat Suket garapan tanah yang dikuasai Muhammad Amir, Hasnawati Daeng Paning, Subhan Daeng Talli, dan Hadira, S.Pd Daeng Ngimi yang digugat oleh Amirruddin Daeng Nulung.

“Saya membuat Suket garapan tanah karena itu permintaan dari pihak BPN Takalar. Dimana tanah yang telah diukur oleh BPN
harus dilampirkan Suket garapan dari Pemerintah setempat,” kata Pj kepala desa Kalekomara, Baharuddin.

Terpisah, bagian hubungan masyarakat (Humas) PN Takalar Nur Rahman Fuadi (Hakim PN) Takalar membenarkan adanya keluarga yang bersengketa di PN Takalar.

“Sidang mereka telah memasuki sidang ketiga, dengan agenda mediasi, dengan gugutan perbuatan melawan hukum,” kata Nur Rahman Fuadi

Para pihak pembuat surat garapan akan masuk Bui kalau memang benar Amirruddin daeng Nulung sebagai ahli waris dari Bandera daeng Rate.

“Tuntutan Ahli waris jika memenangkan perkara ini di pengadilan negeri Takalar karena dianggap lalai dan ceroboh membuat surat keterangan garapan bisa masuk buih,” demikian disampaikan salah satu aktivis di Takalar.

Penulis Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.