Gegerkan warga Polut Takalar Oknum Mahasiswa Ditemukan Gantung Diri

by -278 views

TAKALAR,KAWALBERITA Com,—Warga Manuju Kelurhan Matrompodalle kecamatan Polut Kabupaten Takalar kembali digegerkan adanya penemuan masyarakat sedang tergantung di rumahnya sendiri.Minggu,(16/5/21)

Mayat tersebut ditemukan oleh warga kondisi tergantung dengan menggunakan tali,dugaan sementara bunuh diri dengan modus gantung diri.

Diketahui korbannya adlah seorang mahasiswa tinggal lingkungan Manuju kelurahan Matrompodalle kecamatan Polut

Identitas korban yakni Nama Muh Akbar (22) tercatat sebagai mahasiswa motif gantung dirinya sementara pihak polres Takalar masih dalam  tahap penyelidikan

Mendengar kejadian tersebut pihak personil Polsek polut  langsung kelokasi kejadian (TKP) dipimpin langsung oleh AKP Andi Hermansyah yang saat ini jabat sebagai Kapolsek Polut.minggu,(16/5/21).

Sampai di lokasi kejadian pihak Polsek  polut langsung memeriksa sejumlah saksi adanya mayat ditemukan dalam kondisi gantung diri

Saksi – Saksi dimintai keterangannya  Wahyudi  umur (21) ,Andi sultan ( 18 ) pekerjaan pelajar , Tini , umur 20 Thn, pekerjaan pelajar,Nisa , umur (16)pekerjaan pelajar.

Kapolsek Polut AKP Hermansyah mengatakanbKronologis kejadian
Berdasarkan pengumpulan Bahan Keterangan, berawal pada saat Saksi – Saksi mencium bau busuk dan melakukan pencairan sumber bau yang mengarah ke rumah milik Sdr. Muh. Syahrir.

“Diiketahui saat itu anak ketiganya sementara menempati dan pada saat saksi saksi masuk kedalam rumah dimana pintu depan / utama tidak dalam keadaan terkunci dan melihat Lk. Muh Akbar tergantung dengan seutas tali dalam keadaan meninggal dunia di kusen pintu kamar tidur samping ruang tamu”ujarnya.

Lanjut dikatakan Bahwa  Akbar terakhir terlihat oleh saksi saksi pada hari Jumat tanggal 14 Mei 2021 yang pada saat itu bersama dengan Ayah dan ibunya bersilaturahmi ke sanak family.

“Bahwa rumah milik Syahrir,  Muh. Akbar ditemukan meninggal dunia sering di tinggal pergi, karena  pemilik rumah menetap di Kabupaten Bulukumba.”ujarnya lebih jauh.

Dijelaskan lebih jauh berdasarkan keterangan Saksi Saksi, sebelum almarhum di temukan meninggal dunia, almarhum bertengkar dengan orang tuanya yang persoalannya tidak diketahui oleh saksi – Saksi.

“Dari hasil olah TKP hasil  awal , terhadap almarhum tidak di temukan adanya tanda tanda kekerasan.”ujarnya.

Mayat Muh. Akbar dibawa ke Rs. Umum Kab Takalar  Padjonga Dg Ngalle  dengan menggunakan mobil dinas ambulance  puskesmas Polut  di dampingi oleh  keluarga korban untuk di lakukan Visum.

Namun Pihak keluarga menolak untuk di lakukan autopsi disebabkan mengganggap kematian Akbar meninggal secara wajar.

Maka pihak unit reskrim Polsek Polut membuatkan Surat Pernyataan Penolakan autopsi dan Surat pernyataan Penolakan penyelidikan untuk di serahkan ke Pihak keluarga. (*)

Penulis Redaksi
Editorial MD Rimakka

No More Posts Available.

No more pages to load.