Bakal Seru Yach! Warga Masyarakat Disuguhi Tontonan Yang Menarik “Insiden Bamus Berdarah,”Ketiga Anggota DPRD Saling Lapor Baru Terjadi di Takalar

by -27 views

TAKALAR,KAWALBERITA.Com,—Kasus Insiden Bamus DPRD Kabupaten Takalar Berdarah,karena terjadinya perkelahian anggota DPRD Kabupaten Takalar dalam rapat pimpinan di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Takalar, Senin (3/5/2021) lalu

Peristiwa ini sudah jadi issue Nasional karena sejumalah tokoh sudah angkat bicara dan menyoroti kasus adanya perkelahian sesama anggota DPRD Takalar Ini akan jadi komsumsi politik dan jadi perbincangan ditengah masyarakat Nasional hanya soal sepele saja, seharusnya kasus ini tidak terjadi kalau mereka saling menahan diri mengingat ini adalah bulan suci Ramadhan.

Ketiga anggota DPRD membuat keributan dan gaduh ruang Bamus tersebut perlu tentu ada pemicunya, tapi sebagai wakil rakyat perlu lebih dewasa beripiki dan bertindak tanpa etika ini sangat disyangkan  oleh semua pihak.ini baru terjadi dikabupaten Takalar.

Berbeda prinsip itu sangat wajar dan natural tapi jangan mencederai kepercayaan masyarakat dengan mempertontonkan etika dan kurang beradab.

Dari kajedian ini tentunya siapa paling bertanggung jawab terhadap “Kasus Insiden Bamus berdarah” kini salin menuding dan saling membelah diri,tidak sampai disitu malah justru Andi Noor Zaelan juga laporkan kedua Anggota DPRD yakni Bakrie Sewang dan Johan Nojeng.

Rapat Bamus DPRD Takalar dipimpin langsung oleh ketua DPRD Takalar Ir Darwis Sijaya dan Sembilang anggota pansus hadir  dalam rapat tersebut.

Terpisah Andi Noor Zaelan saat ditemui di depan ruang tahanan Polres Takalar, Selasa (4/5/2021) malam, mengatakan, “Saya korban pengeroyokan sehingga saya juga melapor balik dan laporan polisi sudah ada dan sudah divisum.

“Andi Noor Zaelan melapor pada hari Senin tanggal 3 Mei 2021 dengan nomor LP:61 dan perkembangan laporan teresebut sebaiknya tanyakan ke Kasubag Humas atau Kasat Res,” terang, Kanit Pidum, Khaidir Selasa,(4/5/2.)

Sementara itu Bakri Sewang melalui telpon Selasa(4/5/2021), membantah informasi tentang dirinya yang memulai permasalahan serta adanya pengeroyokan.” Informasi itu tidak masuk akal karena faktanya, saya dan Johan Nojeng yang luka-luka sementara Dia tidak.”terangnya.

Menurut Bakrie Sewang Justru pemicu dari semuanya ini adalah Ketua DPRD Takalar M Darwis Sijaya.yang memaksakan kehendak.

“Mengapa saya katakan demikian, karena Ketua DPRD ingin membatalkan hasil rapat pembentukan komposisi Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2020,” tegas Bakri Sewang.

Lanjut Bakri Sewang mengatakan, Perlu diketahui hasil rapat yang dilaksanakan pada hari Jumat,(30/4/2021), telah diputuskan, Ketua LKPJ, Muchtar Maluddin dan saya sebagai wakil ketua ini Logis dan peserta kuorum.

Terkait dengan luka yang dialami oleh Andi Nooer Zaelan kata Bakri Sewang Kalau adanya luka memar akibat pemukulan benda tumpul berupa meja atau kursi, saya kurang tau hal itu, karena kondisi dalam ruangan sangat kacau.

Sementara itu, Ketua DPRD Takalar Muh Darwis Sijaya membantah bahwa apa yang dikatakan teman itu tidak benar.

“Malah justru saya ingin meluruskan dan ingin mediasi supaya tidak terjadi peristiwa seperti ini,”singkatnya.

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, iya betul Andi Noor Zaelan juga resmi melaporkan kedua anggota DPRD Bakrie Sewang dan Johan Nojeng.

“Soal Tersangka kedua anggota DPRD tersebut belum,kita akan memeriksa saksi saksi saat insiden terjadi dan dilakukan gelar perkara”ujar Beny Murjayanto saat dihubungi Rabu,(5/5/21).

Penulis Redaksi
Editorial MD Rimakka

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.