Penetapan Tersangka Kasus AMD Memasuki Episode ke 3,Episode berikutnya siapa lagi

by -196 views

TAKALAR,KAWALBERITA.COM,—-Kasus dugaan korupsi terjadi di internal PDAM Kabupaten Takalar sangat menyita perhatian masyarakat Takalar.

Sebab kejadian penetapan tersangka sangat penomenal tak ubahnya ibarat sinetron dengan langgeng ber-episode dan waktu tayangnya sangat jelas yakni setiap Selasa.Diketahui pada kasus AMDK senilai Rp 1,2 miliar dibagi berapa episode.dalam penetapan tersangka.

Espisode pertama bertindak aktor berinisial MTD,Episode ke 2 bertindak sebagai sutradaranya JN dan episode ke 3 bertindak Prosedur AM dan siapa episode berikutnya.

Tentunya AM setelah ditetapkan sebagai tersangka sejumlah sahabat dan keluarga terdekatnya rekan kerja di perusahaan Daerah Panrannuangku turut perihatin atas penetapan tersangka AM pada kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal APBD Takalar 2018 lalu.

Bukan hanya itu,orang tua tersangka menangis sebagai bentuk rasa tak percaya bahwa anaknya bersinsial AM tersangka,pada kasus Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) PDAM Takalar.

AM Saat ini sebagai direktur Perusda Panrannuangku,namun kasus PDAM yang menyeretnya sebagi tersangka saat itu dirinya jabat sebagai sekertaris Badan Pengawas PDAM Kabupaten Takalar.

Sebelum AM di tersangkakan ada dua orang ditetapkan sebagai tersangka lebih awal yakni Pihak Rekanan MTD PT Latahzan dan Direktur PDAM Kabupaten JN.

Yang sempat Hadir di kantor kejaksaan Negeri Takalar dan menyaksikan langsung AM mengenakan Rumpi Kejaksaan menuju ke mobil tahanan kejaksaan dikawal dua orang polisi dan tiga orang staf Kejari Takalar,pada selasa sore (13/4/21) ini kejadian tragis.

Hari Selasa memang jadi hari keramat bagi pihak kejaksaan,untuk melakukan penetapan tersangka bagi pelanggar Hukum dan dinyatakan cukup bukti.

Sudah tiga tersangka hanya jeda seminggu tepat setiap Selasa ada yang ditetapkan sebagi tersangka pada kasus PDAM AMDK Takalar,sekarang sudah episode ke 3 dan siapa pelaku episode berikutnya.

Usai ditetapkan sebagai tersangka AM sempat berbicara bahwa saya ini tersangka karena korban dari kebijakan

Sementara Kasipidus Kejari Takalar Suwarni Wahab mengatakan AM resmi kita tetapkan sebagai tersangka,sebab peran dan fungsinya sebagai sekertaris Badan Pengawas PDAM Takalar.

“Kasus yang menjerat AM tindak pidan korupsi dana penyertaan modal APBD tahun anggaran 2018 lalu senilai Rp 1,2 miliar”jelasnya.

“Kasus AMDK ini tetap kita dalami untuk mencari tahu apakah masih ada terlibat dalam kasus ini,sebab kita sudah memeriksa puluhan saksi,ada tiga Kabag di PDAM kita sudah ambil keterangannya termasuk bendahara”jelasnya.

AM,MTD dan JN memilki tupoksi dan peran yang berbeda,pasal yang disangkakan Undang Undang tindak pidana korupsi.

Sekdar Informasi untuk mengetahui di duga ada aliran dana tersebut,terkait dengan penyertaan modal didukung dengan adanya perda.Pihak Kejaksaan bisa melakukan pemanggilan terhadap legislator terlibat pansus DPRD Takalar yang membahas perda penyertaan modal PDAM Takalar tahun 2018 (*)

Penulis Redaksi
Editorial MD Rimakka

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.