Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Siswanya Sendiri,Oknum Kasek SMKN 1 Jeneponto Ancaman Hukuman 15 Tahun Kurungan

by -23 views

JENEPONTO KAWALBEROTA.COM,—–Perbuatan oknum Kasek SMKN 1 Jeneponto adalah Temparan telat berprofesi sebagai tenaga pendidik,dituding melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap siswanya sendiri,”Sangat memalukan”

Hatinya gelap dan matanya buta,ibaratnya dia menodai anaknya sendiri,ini perbuatan yang tidak bisa biarkan,berlarut dan harus diberikan sangsi tegas terhadap oknum Kasek tersebut.

Hanya seorang berbuat semua orientasi masyarakat dalam benaknya dengan kelakuan yang di lakukan oknum Kasek tersebut, sangat memalukan secara internal,kelembagaan dan publik sudah bisa menilai,baik secara naluri maupun pertimbangan rasional.

Atas perbuatan oknum Kasek tersebut Berinisial KM, pihak kepolisian Resort Jeneponto menetapkan sebagai tersangka.

Tentunya perbuatan yang dilakukan oleh oknum Kasek tersebut walaupun belum ada Vonis Hukum dari pengadilan Negeri,tapi pihak penyidik sudah bisa menetapkan tersangka terhadap kasus dugaan pelecehan seksual.

Namun dari hasil pengembangan penyelidikan pihak kepolisian Resort Jeneponto perbuatan KM dinyatakan sebagai tersangka sebab alat bukti sudah memenuhi syarat atau lebih dari satu.

Walaupun hingga saat ini pelaku masih tetap pada pendiriannya yakni menolak dan tidak, melakukan pelecehan seksual anak di bawah umur atau siswanya sendiri.

Namun faktanya, pihak penyidik Reskrim Polres Jeneponto sudah melakukan penahan terhadap Oknum Kasek SMKN 1 Jeneponto.

Artinya perbuatannya sudah memenuhi unsur untuk dilakukan penahanan,karena ada unsur lain terpenuhi,sebab polisi dalam hal ini penyidik tidak serta memberikan seorang status tersangka dalam setiap peristiwa.

Jelasnya perbuatan Oknum Kasek SMKN 1 Jeneponto secara kelembagaan merusak dan mencoreng,serta melukai profesinya sebagai pendidik atau guru.

Bukan hanya itu Secara emosional pihak kelurganya akan menanggung rasa malu di buatnya.

Tentunya pihak terkait bisa memberikan sangsi sesuai dengan perbuatan dan prilakunya,dan lebih memalukan lagi korbannya adalah siswanya sendiri.

Terpisah Kanit PPA, Ipda Uji mengatakan perkara ini pelakunya sudah ditetapkan sebagai tersangka.Jumat, (9/4/21)

“Korban dugaan pelecehan berinisial NF.Saat ini duduk di bangku kelas XII SMK Negeri 1 Jeneponto.”terangnya.

NF yang berusia dibawa umur ini mendapatkan perilaku kepala sekolahnya ini tidak menerima dan langsung melapor ke pihak kepolisian.

“Dari hasil gelar perkara yang dilakukan,Diduga pelaku dengan tegas tak mengakui perbuatanya.”kata Uji

Pelaku hanya diam dan tidak mengakui perbuatanya, “itu adalah hak dia.”ujarnya.

Meski demikian, penyidik tetap berupaya untuk menyelesaikan perkara ini, salah satunya untuk membuktikan terhadap kasus yang dilakukan KM.”Apakah KM melakukan pelecehan seksual itu akan di buktikan di tingkat pengadilan.”pungkasnya.

Hingga saat terduga pelaku masih menolak dan membelah diri,dan itu haknya dia masih tetap menolak tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan.

Atas perbuatan yang dilakukan KM, dijerat dengan dua pasal yakni Pasal 882 ayat 1 dan pasal 15 ayat 2.“Ancamanya 15 tahun penjara,”ujarnya.(*)

Penulis Redaksi
Editorial MD

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.